UKBM PPKN KELAS XII BAB 4 SEM.2
Nama: Dinda Nurul Fadillah
Kelas: XII IPS 2
Mapel : PPKN
No. Absen : 8
UKBM 1 PKN
Dinamika Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dalam Konteks NKRI
A. Pendahuluan :
1. Selalu memperjuangkan Indonesia sebagai negara sendiri
2. Selalu patuh terhadap norma norma negara
3. Indonesia bukanlah negara yg bisa diubah ubah lagi, dan bukan merupakan negara serikat
4. Selalu menghargai dan bangga karena menjadi WNI
5. Cinta dan setia kepada Indonesia
Kegiatan Belajar 1
Tugas Kelompok 4.1
1. Makna "negara kesatuan" menurut para pakar :
- C.F Strong : mnyatakan negara kesatuan sebagai struktur negara yang kekuasaan dan wewenang legislatif tertingginya berada dalam suatu organisasi legislatif nasional dan kekuasaan negara dipusatkan pada pemerintah pusat.
- Soehino : menjelaskan bahwa negara kesatuan adalah negara yang tidak tersusun dari beberapa negara, melainkan hanya terdiri atas satu negara. Oleh sebab itu, tidak ada negara di dalam negara.
- Ernts Utrecht : negara kesatuan adalah negara yang tidak terdiri atas beberapa daerah atau negara bagian yang berdaulat.
2. Analisis persamaan dan perbedaan dari pendapat-pendapat tersebut!
Jawab :
Persamaan => sama sama berpendapat bahwa negara kesatuan adalah negara yg tidak mempunya negara negara bagian atau tidak tersusun atas negara negara bagian (cth. USA)
Perbedaan => 2 orang ahli tidak menyebutkan pemerintahan tertinggi negara kesatuan, sedangnya yg 1 ahli menyebutkannya
3. Menurut pendapat saya, negara kesatuan adalah negara yg tidak terbagi atas negara negara bagian dan hanya mempunyai satu pemimpin negara
4. Negara kesatuan di dunia dan nama kepala negara
- Indonesia (Joko Widodo)
- Filipina (Bongbong Marcos)
- Timor Leste (José Ramos-Horta)
- Jepang (Kaisar Naruhito)
- Italia (Sergio Matarella)
5. Kelebihan konsep negara kesatuan
- Struktur negara yang lebih bersifat sederhana dibandingkan bentuk negara lainnya
- Mengurangi adanya sikap separatisme karena pemerintah yang menangani langsung
- Adanya kesamaan aturan antar warga sehingga meningkatkan persatuan
- Pengambilan keputusan lebih cepat
- Negara memiliki tokoh-tokoh nasional yang berkualitas karena adanya seleksi nasional
Kegiatan Belajar 2
Tugas Kelompok 5.2
1. Keunggulan NKRI dalam berbagai bidang
*Ideologi : terdapat Pancasila sebagai ideologi bangsa dan pedoman dalam bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat dan berbegara.
*Politik : sistem negara kesatuan yang adil dan merata di semua bagian negara
*Ekonomi : pemerintah lebih mudah mengontrol kebijakan anggaran
*Sosial Budaya : lebih mudah mengawasi persatuan dan kesatuan Indonesia. NKRI memudahkan persatuan akan perbedaan suku, ras, agama, dan golongan untuk saling bekerja untuk memajukan negara tunggal.
*Pertahanan dan Keamanan : pengambilkan keputusan hukum yang lebih cepat karena semua daerah memiliki landasan hukum dan kebijakan yang seragam.
2. Keunggulan di bidang apa yang membuat Indonesia lebih maju dibandingkan negara lain? Berikan alasan Anda!
Jawab : Yang membuat Indonesia menjadi lebih maju dibandingkan negara lain adalah keunggulan dalam bidang sosial budaya. Dalam bidang sosial budaya Indonesia memiliki beragam suku bangsa yang menjadi ciri khas negara kita. Adanya keberagaman suku bangsa inilah yang tidak dapat kita temukan di negara lain
Kegiatan Belajar 3
Tugas Mandiri 4.1
A. Faktor penyebab terjadinya G30S/PKI
Jawab : dominasi ideologi Nasionalisme, Agama, dan Komunisme (NASAKOM) yang berlangsung sejak era Demokrasi Terpimpin, adanya cita-cita untuk mendirikan negara yang berlandaskan komunis, dan adanya kesempatan yang diberikan negara kepada PKI untuk meluaskan pengaruhnya.
B. Pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya peristiwa tersebut
Jawab: Dipa Nusantara Aidit adalah sosok yang diduga dalang di balik peristiwa G30S PKI. Ia merupakan Ketua Umum Comite Central (CC) Partai Komunis Indonesia (PKI)
C. Dugaan terjadinya pelanggaran HAM
Jawab : dugaan pelanggaran itu terjadi antara lain sebagai akibat dari pembunuhan, pemusnahan, perbudakan, pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa dan perampasan kemerdekaan atau kebebasan fisik.
D. Pengaruh peristiwa tersebut terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.
Jawab : kondisi politik yang tidak stabil serta berlangsungnya berbagai demonstrasi untuk menuntut pembubaran PKI.
E. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah pada waktu itu untuk menangani permasalahan tersebut.
Jawab : Terdapat empat tindakan yang dilakukan oleh Mayor Jenderal Suharto dalam menumpas pemberontakan G30S/PKI , seperti menetralisir pasukan sekitar Medan Merdeka, menduduki kembali Pusat Telekomunikasi dan RRI, menyampaikan informasi mengenai situasi terkini, dan merebut pangkalan udara Halim Perdanakusuma. Serta meluncurkan serangan operasi militer
F. Bukti keberhasilan upaya yang dilakukan pemerintah untuk menghilangkan ideologi komunis.
Jawab : dengan berkurangnya pihak-pihak yang mendukung pandangan komunisme di Indonesia serta serangan-serangan yang mengatas-namakan komunis.
Kegiatan Belajar 4
Tugas Mandiri 5.2
Usaha pemerintah dalam meminimalisir gerakan radikalisme dan terorisme : meminimalisir penyebab utama terorisme, merevisi UU No.15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Counter Attack , menjalankan ketentuan hukum serta melakukan kerjasama Internasional dalam menangani kasus terorisme di Indonesia. Selain itu, yg dilakukan juga menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan, khususnya nilai toleransi di perguruan tinggi
Latihan Uji Kompetensi
1. Bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. Berkaitan dengan hal tersebut, berikan alasan yang mendukung bahwa negara kita tidak cocok dengan bentuk negara serikat, tetapi lebih cocok dengan negara kesatuan! Indonesia!
Jawab : karena Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang berbeda, agama, dan kepercayaan, bahasa daerah (multikuktural). selain itu juga karena bentuk republik adalah yang paling ideal dalam suatu pemerintahan. Lebih demokratis. Karena seluruh rakyat mempunyai kesempatan yang sama untuk jadi pemimpin dan pemerintah
2. Mengapa persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi keutuhan sebuah negara?
Jawab : karena dapat menjaga keamanan dan keutuhan negara. Selain itu bangsa Indonesia akan memiliki keteguhan untuk hidup bersama dan terhindar dari konflik serta perpecahan antar golongan masyarakat.
3. Bagaimana cara bangsa Indonesia dalam memperkukuh persatuan dan kesatuan di antara para warganya?
Jawab : dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa. seperti kita mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan : - Menanamkan gotong royong.
- Tidak membeda-bedakan suku, agama, dan ras.
- Musyawarah dalam pengambilan keputusan.
- Menghindari sikap saling merendahkan antar sesama.
4. Uraikan secara singkat dinamika persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dari masa ke masa!
Jawab :
*Sebelum Proklamasi Kemerdekaan*
1. Lahirnya Organisasi Budi Utomo Budi Utomo didirikan oleh dr. Sutomo pada 20 Mei 1908. Fokus pergerakan Budi Utomo adalah dalam bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.
2 Peristiwa Sumpah Pemuda
Pada tanggal 28 Oktober 1928 terjadi peristiwa Sumpah Pemuda yang memperteguh sikap dan tekad dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
*Masa Orde Lama*
Pada masa orde lama ini, dinamika persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
1. Masa Revolusi Kemerdekaan
• Terjadinya peristiwa Agresi Militer I dan II yang dilakukan oleh Belanda yang berlangsung dari tahun 1945 sampai 1949. Pada akhirnya, Belanda mengakui kemerdekaan RI di akhir tahun 1949 dan dengan resmi mengakui kedaulatan Republik Indonesia.
• Terjadi pemberontakan yang ingin memisahkan diri dari Indonesia, yaitu pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun tahun 1948.
• Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Daerah Jawa Barat pada tahun 1949.
2. Masa Republik Indonesia Serikat (27 Desember 1949-17 Agustus 1950)
• Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) pada tahun 1950.
• Andi Azis di Makassar pada tahun 1950.
• Republik Maluku Selatan pada tahun 1950.
3. Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1950-5 Juli 1959)
• Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Sulawesi Selatan, Aceh, dan Kalimantan Selatan.
• Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia atau Perjuangan Rakyat Semesta (PRRI/Permesta).
4. Masa Demokrasi Terpimpin
• Munculnya gagasan yang kontroversial yaitu NASAKOM (nasionalis, agamis, dan komunis). Presiden Ir. Soekarno ingin menyatukan konsep tiga pemikiran yang menjadi landasan partai politik pada saat itu.
• Peristiwa G30S/PKI oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk menyebarluaskan pahamnya.
*Masa Orde Baru(11 Maret 1966 - 21 Mei 1998)*
Pemerintahan orde baru mencanangkan sejumlah program nasionalisme.
• Wajib berbahasa Indonesia
• Wajib menghafal lagu-lagu nasional
• Wajib melaksanakan upacara bendera setiap hari senin
• Program penataran P4 (Pengahayatan Pancasila).
Beberapa penyimpangan yang mempengaruhi persatuan dan kesatuan bangsa yaitu maraknya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), pelanggaran HAM.
*Masa Reformasi (21 Mei 1998 - Sekarang)*
Dilakukan amandemen atau perubahan terhadap UUD NRI 1945 untuk menciptakan pemerintahan yang lebih baik lagi dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Namun, terdapat beberapa masalah yang menunjukkan penurunan Persatuan dan k
Kesatuan bangsa Indonesia:
• menurunnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
• sering terjadi perkelahian antarkelompok dan antarsuku bangsa di Indonesia.
• semakin banyak berdirinya organisasi kedaerahan.
• perkembangan isu terkait SARA.
• maraknya tawuran antarwarga atau pelajar.
Terdapat cara untuk mencegah penurunan Persatuan dan Kesatuan bangsa Indonesia:
• menanamkan rasa cinta tanah air
• bangga akan negara sendiri
• bersikap saling menghargai antar sesama
5. Kontribusi yang dapat kita lakukan sebagai generasi muda terhadap persatuan dan kesatuan bangsa :
- Menjaga toleransi antar masyarakat
- Melestarikan budaya bangsa
- Menjalankan nilai-nilai pancasila
- Belajar dengan giat
- Melakukan kegiatan-kegiatan positif
- Menjaga fasilitas negara dengan baik
- Menjalankan kewajiban